Subscribe Us

Sabtu, 30 Mei 2026

Pakai Knalpot Brong, 64 Pengendara Motor Ditilang

LAMONGAN – Polres Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Melalui Patroli Skala Besar Cipta Kondisi yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) malam, puluhan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis berhasil ditindak.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, S.H., M.H., dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran.
Patroli dilakukan dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mulai dari jalur protokol, pusat keramaian, hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul para pengendara pada malam hari.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sekaligus menindak pelanggaran lalu lintas yang meresahkan masyarakat.
"Patroli skala besar ini kami laksanakan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus menekan angka kriminalitas serta pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan gangguan di tengah masyarakat," ujarnya.

Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan yang diduga tidak memenuhi standar teknis. Dari hasil operasi tersebut, Satlantas Polres Lamongan menindak sebanyak 64 sepeda motor dengan sanksi tilang.

Mayoritas pelanggaran yang ditemukan adalah penggunaan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga.

Menurut IPDA Hamzaid, penertiban tersebut juga merupakan tindak lanjut atas banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110 terkait maraknya penggunaan knalpot brong di sejumlah wilayah.

"Keluhan masyarakat terkait suara bising knalpot brong cukup tinggi. Selain mengganggu ketertiban umum, kendaraan dengan knalpot tidak standar juga kerap menjadi pemicu gesekan antar kelompok remaja maupun aksi balap liar," tambahnya.

Melalui patroli rutin dan berkelanjutan ini, Polres Lamongan berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Lamongan terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Modus Janji Menikah, Pria Asal Bojonegoro Nekat Gelapkan Motor Milik Kekasih

LAMONGAN – Kepercayaan yang dibangun melalui hubungan asmara justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana. Seorang pria berinisial R (44), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap kekasihnya sendiri.
Kasus tersebut berhasil diungkap jajaran Polsek Bluluk Polres Lamongan setelah menerima laporan dari korban berinisial S (50), warga Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaku diduga memanfaatkan kedekatan emosional dengan korban untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku terlebih dahulu meminta uang kepada korban dengan alasan mengalami kecelakaan lalu lintas dan membutuhkan biaya untuk menyelesaikan ganti rugi kepada pihak lain.
Karena mempercayai pelaku yang saat itu memiliki hubungan dekat dengannya, korban menyerahkan uang sebesar Rp4,5 juta.

Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian pelaku kembali melancarkan aksinya. Pada Sabtu (23/5), ia meminjam sepeda motor Honda Scoopy milik korban dengan alasan akan mengurus persyaratan pernikahan.
Korban yang tidak menaruh curiga kemudian menyerahkan kendaraan tersebut. Namun, motor yang dipinjam tak pernah dikembalikan.

Setelah ditelusuri, sepeda motor tersebut ternyata telah digadaikan oleh pelaku kepada seseorang di wilayah Kecamatan Modo dengan nilai sekitar Rp3 juta.
Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Menindaklanjuti laporan korban, Unit Reskrim Polsek Bluluk segera melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, petugas memperoleh informasi keberadaan pelaku di sekitar Kantor UPT Puskesmas Bluluk.

Tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Saat diperiksa, pelaku mengakui seluruh perbuatannya, termasuk meminjam dan menggadaikan kendaraan milik korban.
“Pelaku telah mengakui perbuatannya. Selanjutnya kasus tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polres Lamongan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” terang IPDA Hamzaid.

Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa BPKB dan STNK sepeda motor Honda Scoopy milik korban.
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Polres Lamongan mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak mudah percaya, termasuk kepada orang yang memiliki hubungan dekat secara pribadi, terutama jika berkaitan dengan peminjaman uang maupun barang berharga.

Respon Cepat Polisi, Kecelakaan Truk Tronton Robohkan Tiang Listrik di Babat Berhasil Ditangani

LAMONGAN – Kesigapan jajaran Polsek Babat Polres Lamongan kembali ditunjukkan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Raya Babat–Lamongan, tepatnya di Dusun Tesan, Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Sabtu (30/5/2026) dini hari.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, SH, MH bersama anggota segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melaksanakan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi kendaraan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan melibatkan sebuah Truk Tronton Nissan warna merah bernomor polisi K-8737-OA yang dikemudikan AW (31), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, berdasarkan keterangan pengemudi, kendaraan melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.

Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi mengaku terkejut karena ada kendaraan lain yang mendahului dan memotong jalur secara mendadak. Upaya menghindari tabrakan membuat truk kehilangan kendali hingga keluar jalur dan menghantam tiang listrik di tepi jalan.

Akibat benturan tersebut, tiang listrik roboh dan menimpa bagian kendaraan. Peristiwa itu menyebabkan pasokan listrik di wilayah Dusun Tesan dan sekitarnya sempat mengalami gangguan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun robohnya tiang listrik mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa wilayah sehingga diperlukan penanganan segera bersama pihak PLN,” ujar IPDA Hamzaid.

Untuk mempercepat proses pemulihan, petugas kepolisian berkoordinasi dengan PLN Babat serta Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan. Selain itu, pengaturan lalu lintas dilakukan guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman selama proses evakuasi berlangsung.

Hingga proses penanganan selesai, polisi mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.

Kodim 0812/Lamongan Gembleng Santri Lewat Persami KKRI, Perkuat Disiplin dan Jiwa Nasionalisme

LAMONGAN – Upaya menyiapkan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air terus dilakukan Kodim 0812/Lamongan. Salah satunya melalui kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan I Gelombang IV Tahun 2026 yang resmi dibuka di Lapangan Tembak Kompi Produksi Kodim 0812/Lamongan, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Lamongan, tokoh agama, serta sejumlah undangan yang memberikan dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda.

Sebanyak 60 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren SPMAA Desa Turi, Kecamatan Turi, mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Selama mengikuti perkemahan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi mulai dari wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga pelatihan ketangkasan fisik yang dipandu langsung oleh instruktur Kodim 0812/Lamongan.

Dalam amanatnya, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa Persami KKRI menjadi sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan dan jiwa kepemimpinan.

"Santri merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, selain memperkuat pendidikan agama, mereka juga perlu dibekali kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Lingkungan alam terbuka di kawasan Kompi Produksi Jotosanur dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai mampu mendorong kemandirian, kekompakan, dan daya juang para peserta selama mengikuti rangkaian pelatihan.

Melalui kegiatan Persami KKRI ini, para santri diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan pondok pesantren maupun masyarakat. Tidak hanya memiliki akhlak yang baik, tetapi juga disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kamis, 28 Mei 2026

Program RTLH Kodim 0812/Lamongan Mulai Tampakkan Hasil, Warga Kini Miliki Harapan Baru8

LAMONGAN – Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dijalankan jajaran Kodim 0812/Lamongan terus menunjukkan progres menggembirakan. Sedikit demi sedikit rumah-rumah warga yang sebelumnya rapuh kini mulai berubah menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Dinding bata mulai berdiri kokoh, rangka atap terpasang rapi, dan lantai semen perlahan menggantikan tanah yang selama ini menjadi alas rumah warga. Di balik pembangunan itu, tampak kerja keras para Babinsa yang setiap hari turun langsung membantu proses pengerjaan bersama masyarakat.

Program yang dilaksanakan serentak di wilayah Koramil jajaran Kodim 0812/Lamongan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya.
Salah satu penerima bantuan RTLH, Sujoko (67), mengaku terharu melihat rumahnya yang kini hampir selesai dibangun.
“Dulu kalau hujan saya dan istri harus begadang karena atap bocor di mana-mana. Sekarang rumah sudah mulai bagus, rasanya seperti mimpi,” ungkapnya haru sambil mengusap dinding rumah barunya.

Ia juga mengaku salut dengan para Babinsa yang setiap hari ikut bekerja di lokasi pembangunan. “Pak Tentara bukan cuma datang melihat, tapi ikut ngaduk semen, angkat bata, sampai bantu ngecat,” tambahnya.

Serka Widoyo, Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memang harus mampu memberi solusi dan manfaat nyata.
“Kami bekerja dengan ikhlas karena warga sudah seperti keluarga sendiri. Kalau melihat masyarakat bisa punya rumah layak, rasa capek langsung hilang,” ujarnya saat membantu proses plester dinding rumah warga.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa program RTLH bukan sekadar membangun fisik rumah, melainkan juga membangun harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Rumah layak huni adalah bagian dari martabat manusia. Ketika ada warga yang bisa tinggal dengan aman dan nyaman bersama keluarganya, itu menjadi kebahagiaan bagi kami,” tegas Dandim.

Hingga akhir Mei 2026, puluhan unit RTLH di wilayah binaan Kodim 0812/Lamongan telah memasuki tahap pemasangan atap dan penyelesaian akhir.

Bagi Sujoko, rumah sederhana itu kini menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya.
“Sekarang cucu saya bisa bermain dengan aman di dalam rumah. Saya juga bisa ibadah lebih tenang,” ucapnya lirih.

Melalui program RTLH, jajaran Kodim 0812/Lamongan tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, dan semangat baru bagi masyarakat kecil di Kabupaten Lamongan.

Truk Tabrak Fuso Parkir di Bahu Jalan, Polisi Sigap Evakuasi dan Urai Kemacetan

LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Babat–Lamongan tepatnya di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah Truck Colt Diesel dengan Truck Fuso yang sedang parkir di badan jalan.

Peristiwa itu langsung mendapat penanganan cepat dari personel Polres Lamongan. Petugas diterjunkan untuk melakukan evakuasi kendaraan, membantu korban, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di lokasi kejadian.

Diketahui kendaraan yang terlibat yakni Truck Colt Diesel bernomor polisi AA-9516-HE yang dikemudikan AA, warga Kabupaten Batang, dan Truck Fuso bernomor polisi D-8429-LC yang dikemudikan DS, warga Cikampek Barat, Kabupaten Karawang.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Truck Colt Diesel mengalami luka ringan berupa nyeri pada bagian kaki.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat Truck Colt Diesel melaju dari arah barat menuju timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang Truck Fuso yang sedang berhenti di sisi kiri jalan.
“Diduga kecelakaan dipicu kurang hati-hatinya pengemudi Truck Fuso yang memarkir kendaraan di badan jalan,” ujar IPDA Hamzaid.

Usai menerima laporan, aparat kepolisian segera melakukan penanganan di lokasi. Selain mengevakuasi kendaraan yang terlibat, petugas juga membantu korban dan melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar.

Berkat kesigapan petugas, kondisi lalu lintas di jalur Babat–Lamongan kembali normal dan situasi di sekitar lokasi kejadian dapat segera terkendali.

Dunia Pers Lamongan Berduka, Anjar Dwi Pradipta Berpulang

LAMONGAN - Kabar duka mendalam menyelimuti dunia pers di Kabupaten Lamongan. Salah satu jurnalis muda berbakat, Anjar Dwi Pradipta, yang dikenal sebagai wartawan foto Radar Lamongan telah berpulang, pada Rabu malam (27/5/2026).

 Kepergian almarhum yang terkesan mendadak ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga besar, rekan seprofesi, hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Semasa hidupnya, Anjar dikenal sebagai sosok jurnalis visual yang tangguh. Melalui bidikan kameranya, ia telah banyak mengabadikan berbagai momen penting, dinamika pembangunan, hingga realitas sosial di wilayah Lamongan. Di mata rekan sejawat, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, pekerja keras, dan memiliki komitmen serta integritas yang sangat tinggi terhadap profesi jurnalistik.

Sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, rumah duka almarhum terus didatangi pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Mulai dari sesama rekan jurnalis lintas media, tokoh masyarakat, hingga jajaran pejabat publik hadir untuk menyampaikan rasa duka yang mendalam.

Bupati Lamongan, Yuhronur Edendi, hadir langsung ke rumah duka untuk memimpin prosesi pelepasan jenazah sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman umum. Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati menyampaikan bahwa daerahnya kehilangan salah satu mitra media terbaik yang selalu aktif di lapangan.

"Beliau merupakan wartawan yang baik dan pekerja keras. Dedikasinya dalam mengawal program pembangunan serta menyampaikan informasi visual kepada masyarakat melalui jurnalisme foto sangat luar biasa. Selain itu, almarhum juga dikenal sering memberikan motivasi dan energi positif kepada teman-teman seprofesinya di lapangan. Mari kita doakan bersama semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ungkap Bupati Lamongan saat melepas jenazah almarhum. Kamis, (28/5/2026) pagi.

Kepergian Almahum juga menyisakan cerita menyentuh dari pihak keluarga, khususnya sang ibunda, Ibu Elis. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang momen-momen terakhir dan komunikasi singkat yang ternyata menjadi isyarat pamit dari sang putra sebelum menghembuskan napas terakhir.

"Sebelum almarhum berpulang, saya sempat berbisik dan bilang ke dia, 'jangan pergi dulu ya, nanti ibu ke sini lagi'. Kemudian almarhum Anjar melihat saya dan bilang 'oke' sambil menunjukkan gestur jempolnya. Ternyata itu menjadi komunikasi terakhir kami," tutur Ibu Elis dengan nada tegar namun penuh rasa kehilangan.

Bagi komunitas jurnalis di Lamongan, Anjar bukan sekadar rekan kerja yang berbagi ruang berita, melainkan seorang sahabat yang hangat dan selalu siap pasang badan. Kehadirannya di lapangan, lengkap dengan kamera yang selalu dikalungkannya, sering kali menjadi pencair suasana. Saat rekan-rekan media berada di titik buntu atau menghadapi kesulitan dalam peliputan, kata-kata motivasi dari Anjar selalu berhasil membakar semangat kembali.

Selain dikenal sangat humble (rendah hati) dan mudah bergaul tanpa memandang senioritas, wartawan foto Radar Lamongan ini juga memiliki kedekatan khusus dengan dunia olahraga. Ia sangat hobi dan mencintai dunia sepak bola, sebuah kegemaran yang sering kali ia bagikan kepada teman-temannya, baik saat membahas dinamika klub lokal maupun saat bermain bersama di waktu luang.

Mewakili pihak keluarga yang berduka, istri almarhum, Putri, menyampaikan rasa terima kasih atas segala bantuan dan dukungan moral yang mengalir dari rekan-rekan media Lamongan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman jurnalis di Lamongan, apabila selama ini ada perbuatan, sikap, atau omongan yang kurang enak dan kurang berkenan di hati dari suami saya semasa hidupnya. Mohon dimaafkan," ucap Putri dengan penuh ketulusan.

Kini, langkah kaki dan bidikan lensa Anjar Dwi Pradipta di koridor pers Lamongan telah usai. Namun, dedikasi, karya foto jurnalistik, serta keteladanan yang ia tanamkan akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis selanjutnya. Selamat jalan, sahabat. Terima kasih atas pengabdianmu.




Selasa, 26 Mei 2026

TNI-Polri dan Pemkab Lamongan Kompak Amankan Malam Takbiran Iduladha 1447 H

LAMONGAN – Suasana malam takbiran Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Lamongan berlangsung meriah dan penuh khidmat, Rabu (27/5/2026). Kumandang takbir yang menggema di berbagai penjuru kota dan desa diiringi pengamanan ketat dari personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
Kodim 0812/Lamongan bersama Polres Lamongan dan instansi terkait bersinergi menjaga keamanan selama pelaksanaan takbir keliling agar masyarakat dapat merayakan malam Iduladha dengan aman dan nyaman.
Sejak malam hari, personel Babinsa dari seluruh Koramil jajaran telah disiagakan di sejumlah titik keramaian. Bersama anggota kepolisian dan Satpol PP, mereka melakukan pengaturan arus lalu lintas, pengawalan peserta takbir keliling, hingga pemantauan situasi keamanan di pusat-pusat kegiatan warga.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan aparat kepada masyarakat dalam menjaga ketertiban saat momentum hari besar keagamaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan malam takbiran dengan aman, tertib, dan penuh suka cita. Kehadiran aparat di lapangan adalah bentuk pengabdian untuk memberikan rasa nyaman kepada warga,” ujarnya saat melakukan pemantauan di kawasan Alun-alun Lamongan.
Sinergitas aparat juga terlihat di Desa Balun, Kecamatan Turi. Anggota Koramil 0812/03 Turi bersama personel kepolisian tampak membantu mengatur lalu lintas serta mengamankan jalannya konvoi takbir keliling agar tetap tertib.
Kehadiran aparat mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih tenang karena suasana malam takbiran tetap kondusif meski dipadati peserta pawai dan warga yang menyaksikan.
Menurut Dandim, pengamanan malam takbir menjadi bagian dari tugas teritorial TNI dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung terciptanya suasana ibadah yang aman dan nyaman.
“Keamanan dan ketertiban menjadi hal penting agar masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk. Karena itu, TNI bersama seluruh unsur terkait akan selalu hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian malam takbiran di wilayah Kabupaten Lamongan berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan berarti.

Kantongi Izin Operasional, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Usung Pendidikan Islam Modern dan Mendunia

SIDOARJO – MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning resmi mengantongi izin operasional dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Izin operasional itu melalui Keputusan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Nomor 244 Tahun 2026. Kehadiran madrasah tersebut diharapkan menjadi warna baru bagi pengembangan pendidikan Islam yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

Penetapan izin operasional dilakukan di Sidoarjo pada Rabu (20/5/2026) oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar. Surat keputusan tersebut diterima perwakilan IBS PKMKK yang dihadiri Mohammad Holis, Abdul Qadir Maliki, dan Achmad Humaidi.
Terbitnya izin operasional ini tidak hanya menjadi legalitas administratif, tetapi juga menandai lahirnya institusi pendidikan Islam yang mengedepankan keseimbangan antara spiritualitas, intelektualitas, dan pembentukan karakter sosial peserta didik.

Kabag TU sekaligus Plh Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jatim Syaikhul Hadi menegaskan pentingnya menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi siswa. Ia mendorong MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning menjadi pelopor Madrasah Ramah Anak dan Madrasah Anti-Bullying.
“Pendidikan tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus mampu menciptakan ruang yang sehat secara psikologis dan emosional bagi peserta didik,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, madrasah tersebut telah menyiapkan SOP anti-perundungan serta fasilitas ramah sisabilitas guna mendukung pendidikan Islam yang inklusif dan menghargai keberagaman.
Meski tergolong lembaga baru, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning disebut telah menunjukkan berbagai capaian membanggakan di tingkat internasional. Di antaranya meraih medali emas pada Thailand International Mathematical Olympiad di Thailand dan Southeast Asian Mathematical Olympiad di Malaysia.
Selain bidang akademik, para siswa juga mencatat prestasi dalam pencak silat, penguasaan bahasa asing, hingga pengembangan pembelajaran holistik.
Tak hanya fokus pada sains, madrasah ini juga membangun budaya literasi santri. Dalam empat tahun terakhir, para santri berhasil menulis dan menerbitkan 206 buku ber-ISBN melalui penerbit nasional.
Gerakan literasi tersebut dinilai menjadi bagian dari transformasi pendidikan pesantren, di mana santri tidak hanya menjadi pembaca pengetahuan, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan karya tulis.

Sementara itu, operator kelembagaan Kanwil Kemenag Jatim, Helmi mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola digital melalui percepatan administrasi berbasis data, seperti aktivasi akun EMIS, verifikasi lembaga, dan sinkronisasi data peserta didik.

Direktur Utama IBS PKMKK Achmad Muhlis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendirian madrasah, termasuk jajaran guru MTsN 3 Pamekasan yang turut memberikan pendampingan dan kolaborasi.

Dengan mengusung tagline “Maju, Bermutu, Mendunia”, MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning menargetkan diri menjadi lembaga pendidikan Islam yang religius, modern, kompetitif, sekaligus siap bersaing di tingkat global.

Libur Panjang Iduladha 2026, Penumpang Membludak di Stasiun Lamongan

LAMONGAN – Momentum libur panjang Iduladha 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi kereta api. Tingginya mobilitas penumpang terlihat di Stasiun Lamongan yang dipadati ribuan pelanggan selama masa liburan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan seluruh layanan di Stasiun Lamongan tetap berjalan optimal guna mendukung kenyamanan pelanggan selama periode angkutan libur panjang.
Berdasarkan data per Selasa (26/5) pukul 12.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 1.126 pelanggan akan terlayani di Stasiun Lamongan. Dari jumlah tersebut, 305 pelanggan tercatat berangkat dan 821 pelanggan turun di stasiun tersebut. Jumlah itu diperkirakan masih bertambah hingga malam hari seiring jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api.
Sementara selama masa libur panjang Iduladha yang berlangsung pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026, total pelanggan di Stasiun Lamongan diproyeksikan mencapai 4.371 orang. Rinciannya, sebanyak 1.953 pelanggan berangkat dan 2.418 pelanggan turun.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan tingginya jumlah pelanggan menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas macet. Pada libur panjang Iduladha ini, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pelanggan berlangsung lancar dan menyenangkan,” ujarnya.
Untuk menunjang kelancaran operasional selama masa angkutan liburan, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya optimalisasi rangkaian kereta api, peningkatan pelayanan di area stasiun, hingga penambahan personel di titik layanan pelanggan.
Petugas disiagakan untuk membantu proses boarding, memberikan informasi perjalanan, sekaligus memastikan arus penumpang tetap tertib dan kondusif.
Selain itu, KAI juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan di Stasiun Lamongan berada dalam kondisi prima. Ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, fasilitas boarding, hingga kebersihan area stasiun terus dijaga guna memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan.
KAI Daop 8 Surabaya turut mengimbau masyarakat agar datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan pribadi selama perjalanan.
“Kami mengajak pelanggan untuk mematuhi aturan dan arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi publik yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” tutup Mahendro.